Total Tayangan Halaman

Minggu, 15 Januari 2012



Allah menciptakan sebuah arena perlombaan yang disebut ‘kehidupan’ dan menjadikan ‘kematian’ bagi pasangannya dan tertuliskan pada firman Allah sebagai berikut ini :
Dia yang menjadikan kematian dan kehidupan agar Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya ( Al-Mulk: 2 ).
Dan ketika amanah sebagai khalifah di bumi kita khianati dengan menolak sunnatullah, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan.. Jangan-jangan kita menjadi termaksud golongan orang-orang yang justru menimbulkan kerusakan di muka bumi, seperti firman Allah berikut :
Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab sesungguhnya kami adalah orang yang mengadakan perbaikan (Al-Baqarah: 11).

Ciri" para pemanang



üBerfikir Positif, Optimist, Tidak Takut Celaan Orang yang Suka Mencela.
Dengan firman Allah, berikut ini “Hai orang-orang beriman, barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai merekan dan merekanpun mencintai Allah, yang bersikap lemah lembut kepada orang mukmin, yang bersikap keras kepada orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah maha luas pemberian-Nya, lagi maha mengetahui ” (Al-Maidah: 54)
ü  Berfikir Besar.
Berfikir besar, positif dan khusnudzan adalah starting point untuk melakukan hal yang lebih besar dan orang-orang besar selalu berfikir bahwa amalan mereka adalah untuk kebaikan tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi orang banyak.
ü  Berani Gagal dan Berani Salah.
Rasullulah bersabda dalam hadistnya “Lau laa annakum tudzhibuuna lakhalaqallah tabaaraka wa ta’aala khalaqan yudzhibuuna fa yaghfirulahum “ .yang Artinya “ Apabila kamu tidak pernah berbuat salah(dosa), maka Allah tabaaraka wa ta’aala akan menciptakan makhluk lain yang dibuat-Nya berdosa kemudian ia bertaubat dan Allah mengampuni mereka(HR.Muslim)”
ü  Tahan Banting.
Kesuksesan memang tidak mudah, semakin tinggi kesuksesan kita maka cobaan dan tantangan semakin banyak. Semakin Berkualitas sesorang maka ujian, cobaan, fitnah dan tantangan juga semakin berat. 
Baik atau buruknya kehidupan kita, dan prestasi-prestasi kita perlu dibuktikan dengan ujian dan cobaan. Sebab dengan ujian itu pula Allah menghendaki kebaikan bagi kita. Hadist riwayat Attirmidzi, yang artinya “Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah azza wa jalla bila mencintai suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka baginya murka Allah ”

ü  Selalu Mempersiapakan Diri dengan Optimal
Dengan firman Allah, berikut ini “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi, dan dari kuda-kuda yang ditambatkan yang dengan persiapaan itu kamu mampu menggetarkan musuh-musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya sedangkan Allah mengetahui. Apa saja yang kamu nafkahkan dijalan Allah niscaya akan dibalas dengan balasan yang memadai dan kamu tidak akan dirugikan. (Al-Anfal: 66) ”
ü  Tidak Meremehkan Orang Lain
Seorang pemenang bukanlah seorang yang egois. Ia mengenali kelebihan-kelebihannya sekaligus kelemah-lemahannya itu sebabnya ia menghargai orang lain untuk bersama-sama meraih prestasi.
Sikap tidak meremehkan orang lain ini menyebapkan sang pemenang senantiasa istimewa ketika harus bekerja bersama-sama atau berjamaah. Sebab sesungguhnya masalah berjamaah, bekerja dalam tim, membangun jaringan senantiasa disinggung dalam buku-buku pengembangan pribadi.
ü  Resilient, Elastis, dan Pintar Menyesuaikan Diri
Seorang yang bermental pemenang tidak pernah menyalahkan perubahan yang terjadi pada diri atau pada lingkungannya. Ia pintar menyesuaikan diri dengan perubahan. Selama perubahan itu bukan hal yang melanggar syariat Allah.

Kamis, 12 Januari 2012

Winner Mentality

Sebuah keberhasilan sangat ditentukan oleh mentalitas yang kita miliki. Mentalitas kita akan menentukan apakah kita akan menang atau kalah dalam kehidupan ini. Oleh karena itu kita perlu membangun mentalitas seorang pemenang yang akan membawa dampak dalam pekerjaan kita dan juga pada proses pencapaian. Ingatlah selalu bahwa kita telah ditentukan untuk menang bahkan lebih dari pemenang, jadi sangatlah tidak wajar kalau kita terus menerus mengalami kekalahan dalam hidup ini. Seseorang dengan sikap mental pemenang akan selalu mampu bertahan dalam situasi yang sulit bahkan terus berusaha mencapai hasil yang terbaik Dan berikut adalah beberapa ciri mental pemenang :
 1. Memiliki sasaran jelas Seorang pemenang mengetahui dengan jelas akan apa yang hendak diraihnya, sehingga ini memudahkan ia untuk fokus dalam mempersiapkan diri dan mengalokasi waktu serta energi yang akan digunakan dalam mencapai suatu target atau sasaran. Sasaran yang jelas adalah seperti melihat suatu gambar puzzle yang telah jadi terlebih dahulu sebelum mulai menyusun setiap kepingan puzzzle tersebut. Hal ini memudahkan untuk merangkai setiap keping menjadi sesuai dengan gambar akhir yang diinginkan. Begitupula kalau kita ingin meraih sesuatu yang besar pastikan kita dapat melihat dengan jelas terlebih dahulu sasaran kita lalu mulai merangkai langkah-langkah yang dibutuhkan.
 2. Penuh dengan keyakinan Orang yang kalah selalu pesimis sedangkan seorang pemenang selalu bersikap optimis. Mentalitas seorang pemenang senantiasa penuh dengan keyakinan yang memiliki dasar dan menghasilkan tindakan ke arah sasaran. Keyakinan kita dapat menghasilkan berbagai strategi yang mendukung untuk meraih suatu tujuan. Mentalitas yang penuh keyakinan inilah yang perlu kita bangun dalam bekerja maupun dalam berkarir, apalagi kalau kita memiliki tanggung jawab untuk mencapai suatu target penjualan atau menyelesaikan suatu proyek.

 3. Cara pandang yang berbeda Pemenang melihat dengan cara yang positif, orang yang kalah melihat dengan cara yang negatif. Pemenang melihat kesempatan, orang yang kalah selalu melihat kesulitan. Pemenang melihat jalan keluar, orang yang kalah melihat masalah. Seorang pemenang selalu memandang setiap hal dengan cara pandang yang berbeda, inilah yang membawa ia meraih hasil yang berbeda pula dan melampaui keterbatasan yang ada. Kalau kita ingin menjadi seorang pemenang maka mulai pandang setiap hal dalam hidup ini dengan cara pandang yang benar.
 4. Berani bayar harga Untuk setiap keberhasilan dan pencapaian ada harga yang harus dibayar. Hal ini yang perlu kita perhitungkan dari awal. Banyak orang punya keinginan untuk meraih sesuatu yang besar dan signifikan namun cuma sedikit yang benar-benar mau bayar harganya. Kita harus siap keluar dari area kenyamanan dan bayar harga untuk apa yang ingin kita capai. Ingat bahwa harga sebuah kemenangan tetap lebih murah dibanding harga sebuah kegagalan.
 5. Tidak mudah menyerah Alasan mengapa banyak orang mudah menyerah karena menyerah itu cara yang paling mudah saat seseorang merasa tidak mampu mengahadapi berbagai kesulitan. Makanya ada istilah Winner never quit and quitter never win. Seorang pemenang memiliki sikap mental yang tidak mudah menyerah sekalipun keadaan dan situasi yang dihadapinya begitu sulit. Mereka menyadari sepenuhnya bahwa kemenangan bukan berarti tidak adanya kesulitan melainkan bagaimana mengalahkan kesulitan-kesulitan tersebut. Orang yang kalah seringkali sudah menyerah dulu saat menghadapi tantangan bahkan ada juga yang menyerah sebelum ia mengalami kegagalan karena ia tidak pernah berani mencobanya. Mentalitas seorang pemenang adalah mengakhiri apa yang sudah ia mulai dan pantang untuk berhenti di tengah jalan.